Sahabat,
adakah tujuan kau hadir dalam hidupku,
untuk melengkapkan bahagia,
atau untuk meninggalkanku ,
di saat aku mulai sayang.
Sahabat,
jika benar kamu menyayangiku,
di mana kamu di saat aku perlu,
di mana kamu di saat aku sendiri,
di mana kamu di saat aku jatuh,
di mana kamu di saat aku hilang arah tuju.
Sahabat,
aku tunggu kamu hadir,
menceriakan kembali hariku,
namun,semakin aku tunggu,
semakin jauh kau pergi,
maafkan aku sahabat,
aku tidak sanggup menunggu lagi.
Sunday, July 2, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
tiada tajuk
seandainya kamu tahu, betapa kamu tidak sendiri, pasti kamu tak sanggup meninggalkan parut di walau hanya di jari, seandainya kamu tahu, ad...
-
Tanggal 11 Januari 2016, aku dipertemukan dengan seorang insan yang aku gelarkan sebagai sahabat.Pertama kali aku lihat wajahn...
-
pemimpin, dihujani seribu amanah, dibanjiri sejuta tanggungjawab, sifar penghargaan, namun dititip infiniti kritikan. pemimpin, disel...
-
hati, hati ini sakit,perit, dan penuh derita hati ini menyimpan sejuta hempedu siksa hati ini kurang gula-gula gembira kerna manusia cu...
No comments:
Post a Comment