Sahabat,
aku berharap untuk jadi teman pertama,
yang engkau cari di saat engkau jatuh,
dan engkau cari di saat kau bahagia,
namun apa daya,
aku bukan orangnya,
kau sudah punya teman,
yang lebih menyayangi kau,
berbanding dirinya sendiri.
Mungkin kali ini kau pilih dia,
aku tiada pilihan,
aku tak mampu,
aku cuma bisa lihat persahabatan antara kau dan aku,
yang semakin hari semakin rapuh,
dek kerana egoku sendiri,
yang melepasi segalanya.
Aku sayang kau,
aku tak sanggup kehilangan kau,
namun,aku tiada daya untuk menahan,
perginya engkau bersama dia,
Aku faham,
BUKAN AKU ORANGNYA.
Sunday, August 13, 2017
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
tiada tajuk
seandainya kamu tahu, betapa kamu tidak sendiri, pasti kamu tak sanggup meninggalkan parut di walau hanya di jari, seandainya kamu tahu, ad...
-
seandainya kamu tahu, betapa kamu tidak sendiri, pasti kamu tak sanggup meninggalkan parut di walau hanya di jari, seandainya kamu tahu, ad...
-
Suatu hari, kau cuba, melangkau pemikiran manusia, pelbagai khilaf mulai menjelma, sehingga terkadang kau terkapai-kapai, dalam lautan ...
-
hembus angin perlahan melanggar susuk tubuhku.sejuk dan penuh kedinginan.sukar untuk diungkap dengan perasaan.diriku kosong,tiada perasa...
No comments:
Post a Comment